𝗗𝗮𝗳𝘁𝗮𝗿 𝗥𝗮𝗷𝗮-𝗥𝗮𝗷𝗮 𝗦𝗿𝗶𝘄𝗶𝗷𝗮𝘆𝗮 (𝗦𝗵𝗶𝗹𝗶𝗳𝗼𝘀𝗵𝗶, 𝗭𝗵𝗮𝗻𝗯𝗲𝗶, & 𝗦𝗮𝗻𝗳𝗼𝗾𝗶)


Shilifoshi, Ibukota = Minanga atau ibukota lama Sriwijaya yang belum teridentifikasi (Prasasti Kedukan Bukit). 

1. Raja Foshi (Tanpa Nama)
- Ditemui oleh bhiksu Yijing pada 671 M (Nanhai Jigui Neifa Zhuan oleh Yijing, 695 M)
- Ditemui oleh bhiksu Wu hsing pada sebelum 685 M (Dà Táng Xīyù Qiúfǎ Gāosēng Chuán oleh Yijing, 691 M) 
- Mengirim upeti ke Cina pada 670-673 M (Xin Tang Shu oleh Ouyang Xiu & Song Qi, 1044 M)
- Belum pasti apakah individu yang sama dengan Dapunta Hyang



Shilifoshi/ Kadatuan Sriwijaya, Ibukota = Palembang 

2. Dapunta Hyang
- Sebagai Dapunta Hiyaṃ yang melakukan siddhayatra dan marwuat wanua dicatat (Prasasti Kedukan Bukit, 683 M)
- Sebagai Punta Hiyang Śrī Jayanāsa yang membangun taman Śrīksetra (Prasasti Talang Tuwo, 684 M)
- Menginvasi “bhumi jawa”, hasil inklonkusif, ( Prasasti Kota Kapur, 686 M. Prasasti Karang Berahi, 686 M),
- Mengirim upeti ke Cina pada 670-673 M (Xin Tang Shu oleh Ouyang Xiu & Song Qi, 1044 M)
- Mengirim upeti ke Cina pada 695 M (Tang Huiyao oleh Wang Pu, 961 M)
- Menggabungkan Malayu dan Kedah kedalam Sriwijaya pada 685 M (Mulasarvastivada-ekasatakarman, 695 M)
- Diduga (belum pasti) mengirimkan surat kepada Khalifah Muawiyah bin Abu Sufyan (berkuasa 661-680 M) 

3. 尸利施罗拔摩 ( Shī lì shī luō bá mó ) = Sri Indrawarman?
- Mengirim upeti ke Cina pada 702, 716 dan 724 M (Cefu Yuangui oleh Wang Qinruo and Yang Yi, 1013 M) 
- Bergelar 曷蜜多 ( Hé mì duō / Amerta / Abadi ) (Xin Tang Shu oleh Ouyang Xiu & Song Qi, 1044 M)
- Diduga (belum pasti) mengirimkan surat ke Khalifah Umar bin Abdul Aziz pada 718 M 
- Ditemui oleh Vajrabodhi pada 717 M (Song Gao Seng Zhuan oleh Zanninh, 988 M)

4. 刘滕未恭 ( Liú téng wèi gōng ) = Rudrawikrama?
- Mengirim upeti ke Cina pada 728, 742 (Cefu Yuangui oleh Wang Qinruo and Yang Yi, 1013 M) 
- Bergelar 曷蜜多 ( Hé mì duō / Abadi ) (Xin Tang Shu oleh Ouyang Xiu & Song Qi, 1044 M)

5. Raja bergelar Srivijayendraraja, Srivijayesvarabhupati, Srivijayanrpati
- Dicatat dalam prasasti Ligor 775 M
- Tidak dicatat mengirim upeti, tapi keberadaan Foshi masih dicatat dalam itinerari Chia Tan, perdana menteri pada era Chen Yuan (785-804 M) (Xin Tang Shu oleh Ouyang Xiu & Song Qi, 1044 M)



Zhanbei / Swarnadwipa, Ibukota = Palembang atau Jambi?
• Pengiriman upeti oleh Shilifoshi terhenti, walaupun belum ada koneksi antara Shilifoshi dan Zhanbei, koneksi antara Zhanbei dan Sanfoqi muncul di Song Shi yang menyebutkan bahwa pemimpin Sanfoqi tinggal di Zhanbei (Ming Shi)

6. Dharmasetu (Belum Pasti)
- Tercatat dalam prasasti Nalanda (860 M) sebagai kakek Balaputradewa, namun tidak disebutkan sebagai raja Swarnadwipa 

7. Maharaja Balaputradewa 
- Tercatat dalam prasasti Nalanda (860 M) sebagai raja Swarnadwipa 
- Mengirimkan upeti ke Cina pada 852 dan 871 sebagai negara Zhanbei (Jambi), bukan Shilifoshi atau Sanfoqi (Tang Huiyao oleh Wang Pu, 961)



Sriwijaya / Malayu? / Sanfoqi, Ibukota = Jambi?

8. Raja Malayu/ Sanfoqi (Tanpa Nama)
- Mengirim upeti pada 904-907 M (Zhu Fan Zhi oleh Zhao Rukuo, 1225 M)
- Menginvasi Jawa hingga dihentikan di Anjuk Ladang pada 932 (bacaan Casparis terhadap prasasti Anjuk Ladang, 932 M)

9. 悉 利 胡大霞 里 檀 ( Xī lì húdàxiá lǐ tán ) = Sri Gupta Haridana? Sri Udayaditya Warmadewa?
– Mengirim upeti ke Cina pada 960, 961 M (Song Shi, 1346 M)
- Bergelar 詹卑 (Zhān bēi), mungkin maksudnya raja Jambi? (Song Shi, 1346 M)

10. 室 利 為 耶 ( Shì lì wèi yé ) = Sri Wuja?
- Mengirim upeti ke Cina pada 961, 962, 971, 974,975 M (Song Shi, 1346 M)
- Bergelar 詹卑 (Zhān bēi) (Song Shi, 1346 M)

11. 夏池 ( Xià chí ) / 遐至 ( Xiá zhì ) = Si Aji / Sang Aji?
- Mengirim upeti ke Cina pada 980, 983, 985, 988 M (Song Shi, 1346 M)
- Bergelar 詹卑 (Zhān bēi) 遐至 ( Xiá zhì )
- Kunjungan bhiksu Fayu ke Sriwijaya pada 983 M (Wenxian Tongkao oleh Ma Duanlin, 1317 M)



Sanfoqi / Sriwijaya, Ibukota = Kedah

12. 思 離 朱麗 無 尼 佛 麻 調 華 ( Sī lí zhū lì wú ní fú má diào huá ) = Śrī Cūdāmanivarmadeva
- Mengirim upeti ke Cina pada 1003 M (Song Shi, 1346 M)
- Tercatat sebagai Cūḷāmaṇivarmma yang membangun Cūḷāmaṇivarma-vihāra di Nagapattinam (Prasasti Besar Leiden Rajaraja I, 1006 & 1019 M)
- Tercatat sebagai Lha dpal gtsug gi nor bu’i go cha’ (Durbhodaloka oleh Dharmakitri, tahun ke 10 Sri Culamaniwarmadewa berkuasa)
- Tercatat sebagai Cudamani Warma (prasasti Cudamani Jambi)
- Membangun candi untuk menghormati Kaisar Cina pada 1003 (Song Shi, 1346 M)

13. 思離麻囉皮 ( Sī lí má luō pí ) Śrī Māravijayottungavarman
- Mengirim upeti ke Cina pada 1008 M(Song Shi, 1346 M)
- Tercatat sebagai Śrī-māra-vijayōttumgavarmmaṇā dalam 
- Mendirikan pintu gerbang ke dinding kompleks kuil Tirukkārōnṇamuḍaiya Mahādēvar di Nagapattinam (Prasasti Nagapattinam I / 1014 atau 1015 M dan Prasasti Nagapattinam 3 / 1019 M)
- Memberikan hibah (Prasasti Nagapattinam 2 / 1015 M)

14. 霞遲蘇勿吒蒲迷 ( Xiá chí sū wù zhā pú mí ) = Haji Suvarnabhumi?
- Mengirim upeti ke Cina pada 1017 M (Song Shi, 1346 M)

15. Saṅgāma Vijayōttuṅgavarman
- Ditangkap oleh Rajendra Coladewa di Kedah pada 1025 M (Prasasti Tirukkadaiyur Rajendra I, 1027 M)



Sanfoqi / Sriwijaya bawahan Chola, Ibukota = Kedah

16. 室離疉華 ( Shì lí dié huá ) = Sri Deva? 
- Mengirim upeti ke Cina pada 1028 M (Song Shi, 1346 M)

17. 地華伽羅 ( De huá jiāluó ) = Deva Kulo? / Rājendra Kulotuńgadeva?
- Mengirim upeti ke Cina pada 1067, 1078—1085, 1082, 1083, 1094—1097 M (Song Shi, 1346 M)
- Melakukan renovasi kuil Tao di Guangzhou (Prasasti Sanfoqi di Guangzhou, 1079 M)
- Mengirim upeti ke Cina pada 1088/1089, 1090 M (Lingwai Daida oleh Zhou Qufei, 1178 M)

18. Raja Kataram/Kedah (Tanpa Nama)
- Mengirim upeti pada 1094—1097 M(Song Shi, 1346)
- Membangun kuil di Tamil Nadu (Prasasti Leiden Lempeng Kecil Kullotungga, 1090 M)



Sanfoqi-Zhanbei / Sriwijaya Jambi, Ibukota = Jambi 

Setelah penyerangan Chola, ada 2 Sanfoqi yang mengirim upeti ke Cina, yakni Sanfoqi (Kedah) dan Sanfoqi Zhanbei

19. Raja Sanfoqi Zhanbei (Tanpa Nama)

- Mengirimkan upeti pada 1079 M (Song Huiyao Jigao oleh Xu Song (1781-1848 M))
- Mengirimkan upeti pada 1082 M (Xu Zizhi Tongjian Changbian oleh Li Tao (1115–1184 M))
- Mengirimkan upeti pada 1088 M (Lingwai Daida oleh Zhou Qufei, 1178 M)



Sanfoqi, Kemungkinan Sriwijaya sudah tidak ada lagi, namun nama Sanfoqi masih dipakai untuk merujuk kepada entitas-entitas politik di Sumatra (Palembang atau mungkin Malayupura)

20. 悉利麻霞耀蛇 ( Xī lì máxiá yào shé ) = Sri Maharaja?
- Mengirim upeti pada 1156 dan 1178 (Song Shi, 1346)

21. Raja Tanpa Nama bergelar 龍精 (Lóng jīng)
- Dicatat dalam Zhu Fan Zhi oleh Zhao Rukuo, 1225 M

22. 馬哈剌札八剌卜 ( Mǎ hā lá zhá bā lá bo ) = Maharaja Prabu
- Mengirim upeti ke Cina pada 1370 (Ming Shi, 1739)

23. 怛麻沙那阿 ( Dá máshā nà ā ) = Dharmasraya? atau Temasik?
- Mengirim upeti ke Cina pada 1373 (Ming Shi, 1739)

24. 麻那哈寶林邦 ( Mánà hā bǎo lín bāng ) = Maharaja Palembang?
- Mengirim upeti ke Cina pada 1374 (Ming Shi, 1739)

25. 僧伽烈宇蘭 ( Sēng jiā liè yǔ lán ) =Sang Aji Yulan?
- Mengirim upeti ke Cina pada 1375 (Ming Shi, 1739)

26. 麻那者巫里 ( Mánà zhě wū lǐ ) = Maharaja Mauli?
- Mengirim upeti ke Cina pada 1376 (Ming Shi, 1739)
- Ditaklukkan Jawa (Ming Shi, 1739)



Sumber:

Chavannes, Édouard (1894), Mémoire composé à l'époque de la grande dynastie T'ang sur les religieux éminents qui allèrent chercher la loi dans les pays d'Occident / par I-tsing; traduit en français par Édouard Chavannes, Paris.

Chavannes, É. (1896). Les inscriptions chinoises de Bodh-Gayâ: Le bouddhisme en Chine et dans l'Inde aux Xe et XIe siècles. Revue de l'histoire des religions, 34, 1-58.

Fatimi, S. Q. (1963). Two Letters from the Mahārājā to the Khalifāh: A Study in Early History of Islam in the East. Islamic Studies, 2(1), 121–140. http://www.jstor.org/stable/20832672

Ferrand, Gabriel. (1922) L'empire sumatranais de Crivijaya, Paris: Paris Librairie orientaliste

Groeneveldt, Willem Pieter. (1876), Notes on the Malay Archipelago and Malacca Compiled from Chinese Sources, Verhandelingen van het Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen. Batavia: W. Bruining

Hirth, Friedrich; Rockhill, William Woodville (1911). Chau Ju-kua: His Work On The Chinese And Arab Trade In The Twelfth And Thirteenth Centuries, Entitled Chu-fan-chï. St. Petersburg : Imperial Academy of Sciences.

Kulke, H., Kesavapany, K. & Sakhuja, V. (2012). Nagapattinam to Suvarnadwipa: Reflections on the Chola Naval Expeditions to Southeast Asia (Tamil edition). Singapore: ISEAS Publishing.

Kurz, J. (2024). Did Jambi Really Become a Capital in Sumatra in 1079-1082?: An Examination of Relevant Chinese Sources. https://doi.org/10.48796/20240111-000

Kuwata, R. (1972). A Study of Srivijaya. Memoire of Research Department of
the Toyo Bunko (Tokyo) XXX, 1-33. 

Seong, T. Y. (1964). The Śri Vijayan Inscription of Canton (A.D. 1079). Journal of Southeast Asian History, 5(2), 17–24. http://www.jstor.org/stable/20067502

Shastri, Hirananda (1924). "The Nalanda Copper-plate of Devapaladeva". Epigraphia Indica. 17: 310–327

Skilling, Peter. 1997. "Dharmakirti's Durbodhaloka and the Litherature of Srivijaya." In The Journal of the Siam Society, 85 , no. 1&2. 187-194 

Takakusu, Junjiro. (1896), A record of the Buddhist religion as practised in India and the Malay archipelago (A. D. 671-695) by I Tsing, London: Clarendon Press

Wolters, O. W. (1961). Śrīvijayan Expansion in the Seventh Century. Artibus Asiae, 24(3/4), 417–424. https://doi.org/10.2307/3249245

Wolters, O. W. (1979). Studying Śrīvijaya. Journal of the Malaysian Branch of the Royal Asiatic Society, 52(2 (236)), 1–32. http://www.jstor.org/stable/41492851


Komentar

Postingan populer dari blog ini

𝐀𝐩𝐚𝐤𝐚𝐡 𝐏𝐚𝐦𝐚𝐥𝐚𝐲𝐮 𝐁𝐞𝐧𝐚𝐫-𝐁𝐞𝐧𝐚𝐫 𝐓𝐞𝐫𝐣𝐚𝐝𝐢?

𝗔𝗽𝗮𝗸𝗮𝗵 𝗻𝗮𝗺𝗮 𝗠𝗮𝗹𝗲𝘂-𝗸𝗼𝗹𝗼𝗻 𝗯𝗲𝗻𝗮𝗿-𝗯𝗲𝗻𝗮𝗿 𝗮𝗱𝗮 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝘁𝗲𝗸𝘀 𝗚𝗲𝗼𝗴𝗿𝗮𝗽𝗵𝗶𝗮 𝗸𝗮𝗿𝘆𝗮 𝗣𝘁𝗼𝗹𝗲𝗺𝘆 𝘁𝗮𝗵𝘂𝗻 𝟭𝟱𝟬 𝗠?